Maret 2, 2024

Sejak mendirikan sekolah Insan Teratai, pihak Yayasan Insan Teratai Sejati  mempunyai sebuah komitmen untuk menyekolahkan anak-anak, dengan konsep perjenjang , baik dari TK, SD, SMP dan rencananya akan dibuka SMK.  Apa yang dipikirkan oleh Ketua Yayasan ini bukanlah sebuah gagasan sesaat tetapi mimpi untuk membangun sebuah sekolah menengah kejuruan sudah ada sejak sekolah itu mulai dirintis. Mimpi untuk membangun SMK bakal terwujud dan hal ini juga berpihak pada sebuah realita hidup bahwa anak-anak yang bersekolah di Insan Teratai, berlatar belakang kehidupan ekonomi yang pas-pasan. Ketika anak-anak yang sudah diajar dan dibina di tingkat TK, SD dan SMP yang hampir semuanya dididik pada  panti pendidikan yang sama, yakni “Insan Teratai,” maka anak-anak yang merupakan lulusan SMP nanti, ke mana mereka harus melanjutkan pendidikan? Tetapi menjadi pertanyaan adalah apakah setelah mengenyam pedidikan menengah atas nanti, anak-anak yang merupakan lulusan sekolah Insan Teratai bisa terserap di dunia kerja?

Pertanyaan sederhana  tetapi menghantui konsep berpikir ketua Yayasan Insan Teratai Sejati untuk merancang, jurusan  mana yang tepat untuk SMK Insan Teratai nanti? Diskursus yang berkembang lebih mengarah pada jurusan  bisnis dan manajemen, teknologi dan rekayasa, agribisnis dan agriteknologi.  Tetapi yang jelas bahwa dengan mengedepankan konsep manajemen bisnis dilatari oleh area bisnis yang mengelilingi wilayah Tangerang memberikan ruang kesadaran untuk membuka program bisnis managemen praktis yang bisa menjawabi kebutuhan di lapangan sehingga anak-anak yang merupakan lulusan atau produk dari SMK Insan Teratai bisa secepatnya mendapatkan pekerjaan pada perusahaan-perusahaan yang terpercaya.

Mengapa gagasan cepat untuk mendapatkan pekerjaan menjadi perhatian ketua Yayasan Insan Teratai Sejati? Kita tahu bahwa umumnya bahwa anak-anak yang mengenyam pendidikan di Insan Teratai berlatar belakang kehidupan ekonomi yang tidak mapan. Untuk bisa memperbaiki kehidupan ekonomi orang tuanya, bukanlah orang tua itu sendiri karena dari sisi usia, kemungkinan untuk mencipta atau bahkan mendapatkan pekerjaan yang menjanjikan sudah jauh dari harapan. Karena itu mau merubah kehidupan ekonomi untuk jangka waktu panjang, perlu ketuntasan untuk menyelesaikan jenjang pendidikan SMK yang siap pakai.  Siswa/siswi nanti setelah lulus pada SMK Insan Teratai adalah mereka yang bisa berkompetisi dengan kemampuan yang sudah dipelajarinya. Di samping bekerja, orang bersangkutan bisa mencari waktu untuk melajutkan jenjang pendidikan di perguruan tinggi. Dengan mengarahkan siswa/siswi untuk bekerja sambil kuliah, harapan sekolah Insan Teratai adalah supaya mata rantai ketakberdayaan ekonomi bisa dipangkas agar generasi yang baru tumbuh merupakan generasi yang mempunyai masa depan yang lebih baik  dan berdiri kokoh secara ekonomi.

 Bisnis managemen saat ini bukan sebuah program yang berdiri sendiri tetapi harus berpadu dengan  multimedia dengan basis utama pada teknologi internet. Mengapa basis internet menjadi rujukan utama dalam membangun sebuah system atau bahkan membuka program baru dalam sebuah lembaga pendidikan? Karena secara sederhana, bisa dilihat bahwa dunia sekarang harus membangun koneksivitas dengan berbasis pada teknologi.

Impian untuk membuka SMK Insan Teratai perlahan mulai disiapkan. Tepat pada  Sabtu, 29 Agustus 2020, bertempat di Eco Park – Pantai Indah Kapuk, diadakan pertemuan antara dewan Pembina Yayasan Insan Teratai Sejati dengan team kecil yang merancang berdirinya SMK Insan Teratai yang rencananya beroperasi pada tahun ajaran baru 2021/2022. Pertemuan yang dilaksanakan dalam suasana santai itu, dipaparkan rencana jurusan yang akan diterapkan pada SMK Insan Teratai nanti.  Ibu Tyas dipercayakan untuk memaparkan jurusan yang akan diterapkan nanti. Ada tiga jurusan yang dipaparkan, yakni: jurusan  bisnis dan manajemen, teknologi dan rekayasa, agribisnis dan agriteknologi.

Pemaparan ini mendapat sambutan baik dari dewan Pembina Yayasan Insan Teratai Sejati. Menurut Pak Yohan, untuk mendirikan SMK Insan Teratai, perlu persiapan yang mapan akan anggaran dan kebutuhan para pengajar yang kompeten dalam bidang yang diampunya. Lebih lanjut ia mengatakan  bahwa kemampuan guru-guru tidak hanya dilihat dari ijasah yang dimiliki tetapi jauh lebih penting harus didukung dengan kemampuan. Pada kesempatan itu juga Pak Yohan memberikan cacatan penting bagi team kecil untuk memikirkan jurusan yang berhubungan dengan energi yang terbarukan.

Sementara itu, masukan penting juga datang dari Bapak Gunawan Gusty selaku ketua Dewan Pengawas Yayasan Insan Teratai Sejati. Menurutnya, hal yang perlu diperhatikan dalam merekrut tenaga pendidik adalah kemampuan orang dalam bekerja. Karena berdasarkan pengalaman pada perusahaan yang dikelolanya, banyak orang lulusan luar negeri namun tidak bisa bekerja secara baik.

Mami Aysiang juga memberi informasi mengenai ijin operasional  diknas untuk pembukaan SMK Insan Teratai sedang dalam proses. Dibentuknya team kecil untuk mempersiapkan kelengkapan surat-surat yang dibutuhkan untuk proses perijinan. Proposal sedang disiapkan oleh Pak Valery dan ijin sedang diproses oleh Ibu Tyas. Lebih lanjut, menurut Mami Aysiang, kesiapan ruangan yang dibutuhkan sudah ada dan apabila dibutuhkan ruang tambahan maka akan dibuka gedung baru di lantai 4.

Hadir pada saat pemaparan jurusan yang akan diterapkan pada SMK Insan Teratai nanti, adalah: Ibu Elfin, Bapak Gunawan Gusty, Bapak Yohan, Mami Aysiang. Acara berlangsung secara baik dengan menghadirkan Dery sebagai MC (Master of Ceremony) dan dihibur oleh Grace, pemilik suara emas dari SMP Insan Teratai. ***(Valery Kopong)