Maret 2, 2024

Pada Parenting bulan Nopember 2011 kami membahas tentang manfaat “Being Positif”. Dikutif dari berbagai sumber untuk dibagikan kepada orang tua murid kami. Semoga menjadi bahan perenungan dalam mendidik anak-anak.

 

Dalam kehidupan sehari-hari (Apapun peran kita dalam kehidupan). Banyak situasi negatif yang tidak apat kita hindari. Bagaimana kita menyikapi?

Walaupun reaksi negatif adalah yang biasa terjadi, adalah penting buat kita pahami bahwa sesuatu yang sederhana dengan tetap bersikap positif dapat membantu kita melalui saat-saat yang berat dalam hidup.

 

Dalam buku “The Hidden Messages in Water” karya Dr. Masaru Emoto.

Kekuatan kata-kata ini akan dibicarakan dengan dalam buku ini secara detail.

 

Hubungan kita dengan air.

  1. Tubuh kita terdiri dari 70 % air
  2. Awal kehidupan sebagai janin 99 % air
  3. Pada saat dewasa kita terdiri atas 70%
  4. Ketika kita meninggal dalam usia tua biasanya tubuhnya terdiri dari 50% air.
  5. Bila kita perhatikan dalam sebagian besar hidup kita, tubuh kita adalah air.

 

Dr. Emoto dan rekan-rekanannya mempublikasikan hasil eksperimen air terhadap kata-kata positif dan negative,ekpresi,dan musik

Secara berkala, mereka mendinginkan airnya dan memfoto kristal yang terbentuk. Penelitian ini memperlihatkan bukti visual yang nyata dari bagaimana air bereaksi terhadap energi positif maupun negatif.

 

 

Apa maksud dari semua ini?

Peneliti modern telah memperlihatkan bahwa kondisi pikiran mempunyai akibat langsung terhadap kondisi tubuh” .

 

Karena kita terbuat dan terdiri dari air, dan air dapat terpengaruh oleh positif dan negatif energi, maka dengan selalu berusaha perilaku baik (karena termasuk positif energi) akan dapat berakibat langsung atas diri kita keberadaan kita secara keseluruhan.

 

Percobaan oleh sebuah keluarga

Menempatkan nasi sisa yang sudah didiamkan semalaman ke dalam 2 toples dengan jumlah yang sama, kemudian ditutup rapat.

Masing-masing toples

Ditempelin label yang berisi kata-kata :

Toples A : “ Kamu Pintar, Cerdas, Cantik, Baik, Rajin, Sabar, Aku Sayang Padamu, Aku Senang Sekali Melihatmu, Aku Ingin Selalu di dekatmu, I LOVE YOU, Terima Kasih. “
Toples B : “ Kamu Bodoh, Goblok, Jelek, Jahat, Malas, Pemarah, Aku Benci Melihatmu, Aku Sebel Tidak mau dekat dekat kamu “
Toples-toples ini saya letakkan terpisah dan pada tempat yang sering dilihat.

Saya berpesan pada istri, anak, dan pembantu untuk membaca label pada botol tersebut setiap kali melihat toples-toples tersebut.

Dan inilah yang terjadi pada nasi tersebut setelah 1 minggu kemudian :

Sedangkan nasi dalam Toples A yang dibacakan kata-kata Positif masih berwarna putih kekuningan dan baunya harum seperti ragi.

Nasi dalam Toples B yang dibacakan kata-kata negatif ternyata cepat sekali berubah menjadi busuk dan berwarna hitam dengan bau yg tidak sedap.

 

Kesimpulan:

  1. Selalu Positif artinya berfokus pada hal baik yang terjadi dalam hidup kita, daripada pada hal-hal yang yang membuat kita marah atau sedih.
  2. Berpikir positif mempunyai akibat yang besar terhadap bagaimana perasaan kita, hal-hal yang kita lakukan, dan apa yang kita bicarakan dengan orang lain.
  3. Walaupun kita semua mempunyai hari-hari yang kurang menyenangkan, tetap positif membuat kita dapat melaluinya.
  4. Ketika kita berfokus pada hal-hal negatif setiap waktu, kita mungkin akan merasa kelelahan, tidak semangat, hal-hal negatif lainnya – sebaliknya ketika tetap berfokus pada hal positif banyak hal yang bisa kita capai.
  5. Kata-kata positif, tindakan-tindakan positif, dan pikiran-pikiran positif hasilnya adalah energi positif (getaran/vibrasi).